Laporan Redaksi Kisah Inspiratif Sebuah liburan keluarga yang seharusnya dipenuhi kebahagiaan dan tawa berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam. Insiden
Laporan Redaksi
Kisah Inspiratif
Sebuah liburan keluarga yang seharusnya dipenuhi kebahagiaan dan tawa berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam. Insiden dramatis terjadi di atas kapal pesiar mewah Disney Dream saat kapal tersebut tengah dalam perjalanan kembali dari Bahama menuju Fort Lauderdale, Florida.
Seorang bocah perempuan berusia 5 tahun dilaporkan terjatuh dari Deck 4 kapal pesiar tersebut dan langsung terempas ke lautan lepas dari ketinggian sekitar 49 kaki (sekitar 15 meter).
Peristiwa mengerikan ini bermula ketika sang bocah sedang berada di dekat pagar pembatas dek untuk berfoto. Menurut laporan investigasi kepolisian Broward County, sang ibu mengira jendela bulat (porthole) di area pagar tersebut memiliki lapisan penutup pelindung. Namun naas, bocah tersebut kehilangan keseimbangan lalu jatuh telentang menembus celah porthole yang terbuka dan langsung terperosok ke Samudra Atlantik.
Mendengar jeritan histeris istrinya, sang ayah yang saat itu sedang berjalan di depan langsung berbalik arah. Begitu menyadari putrinya sudah lenyap di gulungan ombak, tanpa ragu sedikit pun dan tanpa memikirkan keselamatannya sendiri sang ayah langsung melompat dari ketinggian 50 kaki ke tengah laut demi mengejar sang anak.
20 Menit Mencekam di Tengah Samudra
Setelah menghantam permukaan air yang keras, sang ayah sempat kehilangan arah karena besarnya ombak. Ia terus berteriak memanggil nama putrinya sampai akhirnya mendengar sahutan suara kecil sang anak. Sang ayah langsung berenang mendekat dan mendekap erat bocah tersebut.
Sementara itu, alarm darurat “Mr. M.O.B” (Man Overboard) bergaung keras di seluruh penjuru kapal pesiar. Kapten kapal langsung memperlambat laju kapal pesiar berkapasitas 4.000 penumpang tersebut, memutarnya balik, dan segera menurunkan perahu sekoci penyelamat (tender boat).
Selama hampir 20 menit yang terasa seperti keabadian, sang ayah berjuang sekuat tenaga mengapung di air laut yang dingin sambil memapah tubuh putrinya agar tetap berada di atas permukaan air. Dari kejauhan, para penumpang lain yang menyaksikan dari atas dek hanya bisa berdoa melihat kedua korban yang tampak seperti titik kecil di tengah luasnya samudra.
Evakuasi dan Dampak Cedera
Kru penyelamat Disney Cruise Line bergerak dengan sangat taktis dan cepat menggunakan perahu penyelamat kuning untuk mengangkat keduanya dari air. Sorak sorai dan tangis haru para penumpang pecah seketika saat ayah dan anak tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup.
Setibanya di pusat medis kapal, keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit di Florida. Sang anak dinyatakan selamat dengan hanya mengalami gejala hipotermia ringan serta syok. Namun, aksi heroik sang ayah harus dibayar mahal; hantaman keras saat melompat dari dek tinggi membuatnya menderita dua patah tulang belakang (spinal fractures), hipotermia berat, serta kelelahan ekstrem.
( Sumber )